Pengaruh Ekstrak Akar Taraxacum officinale (Dandelion) dalam Mengaktifkan Gen Retenoid Acid Reseptor ?2 untuk Menekan Pertumbuhan Kanker Payudara Melalui Proses Demetilasi sehingga Menginduksi Proses Apoptosis

Muliartha -* -  , Indonesia
Wibi Irawan -  , Indonesia
Fitri Armenia -  , Indonesia

DOI : 10.33371/ijoc.v5i2.128

Saat ini, kanker payudara merupakan penyebab kedua kematian tertinggi pada wanita. Diagnostik serta pengobatan penyakit kanker berkembang cepat. Teori diagnostik dan terapi masih menggunakan konsep genetik, teori epigenetik belum banyak diungkap. Tujuan penelitian ini mengungkap peran teori epigenetik pada mekanisme terjadinya kanker payudara, serta alternatif pengobatannya. Desain rancangan penelitian survei deskriptif dan eksperimental murni deskriptifpost test only control group design in vitro. Penelitian ini menggunakan teknik PCR, Immunohistokimia, Chromogenic In Situ Hibridisasi, dan Tunnel. Hasil dan kesimpulan: penelitian awal menunjukkan pada kanker payudara terjadi hilangnya RAR ?2 pada pita 1000 Bp sampai 1900 Bp pula terjadi proses DNA metilasi promotor RAR ?2 dengan pita sebesar 550 Bp. Uji kandungan retinoid acid akar dan daunTaraxacum officinaledidapatkan Rf 0,9059; 0,8941. Penambahan ekstrak akarTaraxacum officinalepada sel kanker payudara terjadi ekspresi mRNA RAR ?2 pada kedua sampel sebagai proses demetilasi, sehingga terjadi penurunan pertumbuhan kedua sel kanker payudara melalui proses apoptosis.

Kata kunci:Taraxacum officinale, Demetilasi DNA, Expressi RAR ?2, kanker payudara.

Full Text:
Article Info
Submitted: 2014-10-16
Published: 2011-07-01
Section: Research Articles
Article Statistics: 278 977