Rumah Sakit Kanker Dharmais (Pusat Kanker Nasional): Melangkah untuk Melaksanakan Program Penanggulangan Kanker di Indonesia

Kardinah -* -  , Indonesia
Dwipoyono - -  , Indonesia
Tehuteru - -  , Indonesia
Anwar - -  , Indonesia
Ajoedi - -  , Indonesia
Widjanarko - -  , Indonesia
Sutoto - -  , Indonesia

DOI : 10.33371/ijoc.v2i3.47

Ketika anak terdiagnosis menderita kanker maka orangtua akan merasakan hal ini sebagai sesuatu yang mengejutkan dan pukulan yang berat, terutama bagi sang ibu, yang telah melahirkan dan umumnya menjadi pengasuh utama anak. Melalui penelitian ini, penulis membahas secara mendalam mengenai emosi-emosi yang dirasakan oleh ibu ditinjau dari teori Colin Murray Parkes. Parkes membagi emosi ke dalam empat fase yaitu: (a) shock, numbness, and disbelief; (b) acute distress, anger, and protest; (c) depression and despair; dan (d) acceptance and resolution. Dari penelitian didapatkan bahwa fase-fase tersebut timbul secara tidak berurutan dan berbeda untuk setiap individu. Perbedaan individu dipengaruhi oleh berbagai hal antara lain kepribadian subyek, dukungan sosial, kondisi fisik anak, dan prediksi yang dilakukan individu. Selain itu, reiigiusitas juga terbukti menjadi faktor penting untuk membantu ibu menerima kenyataan yang harus dihadapi.

Kata kunci: ibu, anak penderita kanker, emosi.
Full Text:
Article Info
Submitted: 2014-10-15
Published: 2008-10-01
Section: Research Articles
Article Statistics: 74 57