Integrasi Perawatan Paliatif kedalam Penatalaksanaan Kanker Terpadu: Tantangan dan Kesempatan

Maria -, Witjaksono -

Abstract


"Mengurangi penderitaan adalah menjadi hal yang sangat penting dalam setiap layanan kesehatan ketika usaha untuk mencapai kesembuhan tidak lagi memungkinkan. Oleh karena itu, setiap tenaga kesehatan memiliki tanggung jawab untuk menyediakannya bila indikasi ditemukan"

Integrasi perawatan paliatif ke dalam penatalaksanaan kanker terpadu telah lama dianjurkan seiring dengan terus meningkatnya jumlah pasien kanker sampai beberapa dekade mendatang sebagai akibat dari meningkatnya harapan hidup manusia. Pada saat pengobatan kuratif belum mampu memberikan kesembuhan yang diharapakan dan tersedia di seluruh wilayah dan usaha preventif baik primer maupun sekunder belum terlaksana dengan baik sehingga sebagian besar pasien ditemukan dalam stadium lanjut, perawatan paliatif sudah semestinya menjadi satu satunya layanan fragmatis dan jawaban yang manusiawi bagi mereka yang menderita akibat penyakit kanker. Walaupun perawatan paliatif merupakan layanan yang sudah terbukti secara ilmiah bermanfaat, efektif dan relatif murah, pada kenyataanya masih diabaikan dan dipandang sebagai usaha yang paling akhir dalam perjalanan penatalaksanaan kanker. Usaha dan sumber yang lebih besar masih sangat diperlukan agar perawatan paliatif dapat diterima, dan berkembang baik secara kuantitas maupun kualitas sehingga mampu menjadi bagian yang mampu mendukung program penatalaksanaan kanker yang efektif dan efisien dan menjangkau sebagian besar mereka yang seharusnya mendapat manfaat dari layanan ini.

Tulisan ini membahas tantangan yang dihadapi dan kesempatan yang tersedia untuk mengintegrasikan perawatan paliatif ke dalam program penatalaksanaan kanker terpadu di Indonesia dan peran berbagai pihak dalam membangun dan mengembangkan perawatan paliatif.

Kata kunci: perawatan paliatif, penanggulangan kanker, tantangan dan kesempatan



DOI: 10.33371/ijoc.v2i3.50

Article Metrics

Abstract view : 250 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2014 Indonesian Journal of Cancer