Efficacy and Safety of In-Asia-Manufactured rhG-CSF 300 mcg As Primary Prophylaxis for Prevention of CHOP Chemotherapy-induced Severe Neutropenia in Elderly Patients with Lymphoma Non-Hodgkin

Harryanto Reksodiputro* -  , Indonesia
Zubairi Djoerban -  , Indonesia
Karmel L. Tambunan -  , Indonesia
Aru W. Sudoyo -  , Indonesia
Abidin Widjanarko -  , Indonesia
Djumhana Atmakusuma -  , Indonesia
Syafrizal Syafei -  , Indonesia
Nugroho Prayogo -  , Indonesia
Ronald Hukom -  , Indonesia
Dody Ranuhardy -  , Indonesia
Zakifman Jack -  , Indonesia
Asrul Harsal -  , Indonesia
Noorwati S - -  , Indonesia
Bambang Karsono -  , Indonesia
Shufrie Effendi -  , Indonesia
Hilman Tadjoedin -  , Indonesia

DOI : 10.33371/ijoc.v3i1.71

Penelitian open-label, non-komparatif ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas dan keamanan recombinant human G-CSF produksi Asia sebagai profilaksis primer dalam pencegahan neutropenia derajat berat pada pasien usia lanjut (>60 tahun) dengan limfoma non-Hodgkin (LNH) derajat sedang dan lanjut (stadium II,III,IV) yang mendapat terapi CHOP (siklofosfamid, doksorubisin, vinkristin). Profilaksis primer recombinant human G-CSF (rhG-CSF) produksi Asia dapat mengurangi median durasi neutropenia derajat 4 pada siklus sitostatistika ke-1 dan ke-2 menjadi tiga hari, sementara median durasi neutropenia derajat 3 pada siklus sitostistika ke-1 menjadi dua hari dan pada siklus sitostatistika ke-2 menjadi dua setengah hari, dari median durasi neutropenia grade 4 dan grade 3 tanpa G-CSF, yaitu empat dan lima hari berurutan. Febrile neutropenia ditemukan pada 7 pasien yang mendapat rhG-CSF produksi Asia (24.1%), lebih rendah jika dibandingkan studi tanpa rhG-CFS (31.3-34% FN). Tiga pasien mendapat rhG-CSF produksi Asia (10,3%) dirawat inap akibat febrile neutropenia, lebih rendah jika dibandingkan rawat inap pada studi tanpa rhG-CSF (24-28%). Kejadian yang tidak diinginkan terbanyak adalah mual dan muntah yang terjadi pada 9 (31%) pasien. Sebagai kesimpulan, penggunaan rhG-CSF produksi Asia untuk profilaksis primer pada pasien LNH usia lanjut yang mendapat regimen CHOP dapat mengurangi durasi neutropenia, mengurangi kejadian febrile neutropenia, dan angka rawat inap akibat febrile neutropenia.

Kata kunci : Efektivitas, keamanan, G-CSF, LNH pada usia lanjut

Full Text:
Article Info
Submitted: 2014-10-16
Published: 2009-03-31
Section: Research Articles
Article Statistics: 157 143